DALIL RUQYAH SYARIYYAH
DALIL RUQYAH SYARIYYAH
Dalam bahasa Arab, Ruqyah berarti mantra, Ruqyah
Syar’iyyah adalah mantra yang disyariatkan (mantra dari al Qur’an, doa
Rasulullah atau doa kita sendiri) yang sesuai dengan tatacara yang telah
Rasulullah ï·º ajarkan. Jadi tidak heran
jika ada hadits yang mengatakan bahwa meminta ruqyah itu tidak boleh, atau
bahkan syirik karena ruqyah dimaksud adalah Ruqyah Syirkiyyah atau ruqyah yang
mengandung kesyirikan didalamnya. Adalah hal yang mustahil perkataan Rasulullah ï·º bertabrakan dengan perkataanya yang lain
apalagi dengan al Qur’an yang sudah jelas kebenarannya.
Allah subhannahu wa ta’ala berfirman:
Katakanlah, bagi segenap orang-orang
yang beriman Al-Qur’an menjadi petunjuk dan juga obat.”
(QS.Fushshilat:44).
Ayat ini hanya ditunjukan kepada orang-orang yang
beriman. Allah memberitakan langsung dengan firman-Nya bahwa Al Qur’an yang
selama ini kita baca adalah obat, hanya saja selama ini kita belum meniatkannya
untuk pengobatan. Dalam ayat yang lain, Allah menyampaikan kabar gembira lain
melengkapi informasi sebelumnya bahwa seluruh Al Qur’an ini obat.
Kami turunkan dari Al-Qur’an ini, yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang mukmin.”(Al Israa’:82)
Keseluruhan Al Qur’an ini adalah obat, tidak parsial,
semuanya adalah obat. Selanjutnya Allah memberitakan dengan jelas bahwasannya
target pengobatan al Qur’an ini adalah qalbu manusia.
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakitpenyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (QS. Yunus 57)
Rasulullah ï·º
kemudian menambahkan keterangan yang terang benderang, bahwasanya apa yang ada
didalam dada kita itu ada Qalbu (jantung) sebagai pengatur utama kumpulan
energy biolistrik dalam tubuh yang mempengaruhi kesehatan ruhani dan jasmani
manusia.
“Ketahuilah
bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik,
maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka
akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah qalbu.”1.
Tidak diragukan lagi, bahwa Al Qur’an ini bisa
menyembuhkan apapun jenis penyakitnya, tidak peduli medis atau non medis, tidak
peduli jin, sihir, ain juga penyakit yang murni sebagai “penyakit fisik”
sekalipun.
Rasulullah ï·º telah
menanamkan harapan yang pasti bagi semua hamba Allah yang beriman, kabar yang
sahih dari yang kekasih. Adalah Abu Hurairah radliallahu 'anhu yang mengabarkan
dari Nabi ï·º, bahwasanyya beliau bersabda:
"Allah tidak akan menurunkan penyakit melainkan
menurunkan obatnya juga."2
Juga dari Jabir dari Rasulullah ï·º, beliau bersabda:
"Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obatnya tepat,
maka sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah 'azza wajalla." 3
1
HR. Al-Bukhari dan Muslim
2
Shahih Bukhari 5246
3
Shahih Muslim 4084
Kesembuhan dengan Al Qur’an ini garansi, jika caranya
tepat dan Allah berkehendak. Yang harus kita lakukan adalah memutar haluan
untuk kembali menuju Allah dan menyesuaikan diri dengan kehendak-Nya. Kuatkan
tekad, gigit dengan gigi gerham untuk menjadikan musuh Allah itu musuh! Perangi
mereka! Siksa dan binasakan mereka, usir sejauh-jauhnya dari qalbu kita! demi
Allah sebenarnya mereka gentar, mereka takut terkecuali jika semangat anda
melemah, jauh dari yang maha kuat dan ia menjadi kuat.
Jangan jadikan sikutu busuk itu sahabat yang menjadikan
tubuh anda sebagai rumah. Racun mereka dengan Air ruqyah, persempit setiap
ruang udara tempat mereka beterbangan itu dengan dzikir..buat mereka putus asa
dengan ikhlas. Arahkan semua ritual ibadah anda untuk menggempur mereka,
niatkan setiap bacaan quran anda untuk mengepung dan menghancurkan rumah-rumah
mereka di setiap sel tubuh kita. Lakukanlah dirumah, ditempat sujud anda!
Ditempat sihir itu menghinakan anda dan hinakan mereka dengan kesungguhan dan
keistiqamahan. Jadikan setiap duri-durinya sebagai jalanan jihad menuju cahaya
yang terang. Minta pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat.Dan
nantikanlah pertolongan-Nya datang.
Ingat! Rintangan terbesar adalah kemalasan dan keraguan
untuk membuktikannya, kemalasan dan rasa was-was itu dihembuskan si laknatullah
alaiyh. Ingat, syaitan-syaitan itu banyak berhasil membisiki para hamba Allah
yang sedang disakitinya untuk tidak melakukan perlawanan apalagi melakukan
tehnik Ruqyah Mandiri yang sebentar lagi akan anda kuasai ini. Oleh karena itu,
kuatkan tekad, kukuhkan keyakinan dan buktikanlah. Jangan biarkan diri dan
keluarga anda terus menerus dibelenggu sihir, jangan biarkan anak istri anda
diperkosa akidahnya oleh mahluk-mahluk terlaknat itu.
Semoga Allah memudahkan dan memberi kesembuhan dalam
rangka memperbaiki kualitas ibadah kita tanpa belenggu sihir dari syaitan dan
tukang sihir yang hina dan lemah.
Post a Comment