Jantung Spiritual
“Sakit adalah alarm hati, sebuah peringatan buat jasad.
Ia memberitahu bahwa si qalbu yang diam itu sedang sakit dan ingin diobati.
Hati itu terbelenggu sihir-sihir ad-Dunya! Ia terbelenggu dengan syirik, ia
marah karena sang jasad itu berlari kearah yang berlawanan dengan kebahagiaan
hati. Ia menderita dan ingin kembali. Dan Allah Yang Maha Penyayang itu
menyeru.. Allah menyeru kepada jasad yang kelelahan itu dengan penyakit yang
tak ada obatnya selain al Qur'an”.
Kesembuhan ini bukan sekedar mantra-mantra Al Qur'an,
bukan sekedar sakit dan sembuh, bukan sekedar pengobatan jasad namun seruan
kepada perubahan menyeluruh. Akidah, tauhid, pola fikir, pola makan dan pola
hidup yang sunnah. Tentu saja, ingin sembuh dengan cara sunnah maka harus hidup
nyunnah. Dan tidak ada
tawar-menawar didalamnya. Anda mau sembuh, maka anda
harus hijrah! Hijrah dari massa jahiliyah ke sunnah hingga kita mencintainya,
karena jallan inilah yang akan membawa ruh kita menghadap Allah dengan selamat
dan diridhai. Al Qur’an yang kita dibacakan itu tidak hanya ditujukan kepada
telinga untuk merapikan gelombang otak, namun juga menembus kepada qalbu
manusia yang tersembunyi di dalam jantung manusia secara biologis.
Tidak rahasia lagi, penyakit jiwa atau psikis bisa menimbulkan
pengaruh pada jasad bahkan hancurnya milyaran sel yang menyebabkan menurunnya
berat badan. Jika ini berlanjut maka akan menyebabkan depresi bahkan kegilaan,
baik disebabkan oleh keberadaan syaitan atau bukan yang jelas teraphy al Qur'an
sangat berpengaruh kepada jasad yang sakit diakibatkan sakitnya psikis atau
yang dikenal dengan psikomatis (penyakit psikis yang berpengaruh kepada jasad).
Ini menambah keyakinan tentang teori dari sebuah penemuan seorang ahli jiwa,
bahwasannya dalam jantung manusia ada akal atau yang mereka kenal jantung
spiritual. Hal yang mempengaruhi jantung Sehat atau sakitnya jantung biologis.
Lalu bagaimana dengan keberadaan fikiran atau organ otak
manusia?
Otak merupakan sambungan atau lanjutan dari jantung.
Dalam jantung, ada syaraf-syaraf yang bersambung ke otak. Otak sendiri ada dua
bagian, yaitu otak kanan yang disebut EQ, tempat syaraf emosional, seperti
marah, sedih, senang, takut, dll. Disinilah yang menghubungkan dengan nafsu
yang berpusat di jantung. Yang kedua yaitu otak kiri yang menghubungkan syaraf
memory, kecerdasan, berfikir, daya ingat, rasional, yang disebut IQ pusat
intelegensi, di sinilah pusat aqal yang berhubungan dengan syaraf di jantung.
Maka dari itu jantung bukan sekedar pemompa energy yang
berupa darah menuju ke otak, sebab jantung adalah pusat segala energy yang ada,
detakan jantung itu tidaklah bekerja otomatis, tapi di kendalikan oleh Sang
Maha Pengendali. Saat manusia menforsir daya otak kiri-nya, maka jantung
bereaksi, begitu juga jika perasaan cinta, benci, senang, sedih, di otak kanan
bangkit, maka akan bereaksi pada jantung.
Menakjubkan sekali ketika teraphy al Qur'an dipusatkan ke
jantung, hasilnya sungguh mengesankan. Penyakit sekaliber jantung koronerpun
sembuh, tentunya atas izin Allah dengan menggali faktor-faktor kesembuhan
secara spiritual dan biologis yang disinergikan.
Kunjungan saya pertama kali di gorontalo kemarin (4-8
April 2012) makin meyakinkan saya untuk lebih serius mengalami riset jantung
koroner atau bahkan kesembuhan Jantung secara menyeluruh dengan teraphy Al
Qur'an. Banyak testimoni dari pasien yang menyatakan kesembuhannya dari
penyakit jantung, bahkan sekelas jantung koroner setelah mengikuti pelatihan
dan teraphy RehabHati di Sultra beberapa bulan lalu dan akhirnya mengundang
saya ke daerahnya di Gorontalo. Penyakitnya yang telah ditangani doktor ahli
jantung setempat ternyata tidak membuahkan hasil, dan berhasil muntah darah
sehari paska pelatihan dan kemudian terjadi kesembuhan secara perlahan hingga
sempurna. Bahkan kesembuhan jantungnya secara biologis diikuti kesembuhannya
dari cemas dan paranoid yang dialaminya selama 30 tahun lebih.
Ini kesembuhan penyakit jantung ke 4 selain klien
RehabHati di Kota Jakarta, Surabaya dan Malang sebelumnya. Uniknya, kesembuhan
seorang anak dari penyakitnya dari jantung adalah tanpa teraphy. Seorang Ibu
berkisah, bahwa ia dan cucunya berkunjung ke kantor RehabHati di Depok dan
kebetulan saat itu saya masih di Kediri
(walimatul ursy) dan sepulangnya dari RumahRehab cucunya
muntah darah dan jantungnya sembuh. Sebagai catatan beliau adalah cucu dari
korban sihir Eyang Subur.
Banyak hal yang menakjubkan dalam al Qur'an. Termasuk
testimonial seorang Ibu di Pelatihan RehabHati Gorontalo yang berhasil
mengobati kangker darah akut yang sudah merambatkan pendarahan ke mata (atas
izin Allah) hanya dengan al Fatihah yang dibacakan 7kali ke zaitun, madu dan
Herba sederhana yang saya resepkan via inbox facebook. Dan murid beliau sudah
sembuh ketika kami bersua di Gorontalo kemarin.
Bukan tidak mungkin, kelak al Qur'an menjadi obat yang
tidak tertolak untuk berbagai penyakit medis yang selama ini biasa ditangani di
rumah sakit-rumah sakit professional. Benarlah sabda Rasulullah , ï·º
bahwasannya"Dalam tubuh itu ada segumpal daging jika segumpal daging itu
baik maka baiklah keseluruhannya jika ia buruk maka buruklah keseluruhannya.
Segumpal daging itu adalah qalbu (Jantung)".
Alhamdulillah, selama ini fokus penyembuhan rehab hati
fokus ke hati (qalbu) yang dikenal dengan Tazkiyyah an Nafs karena saya telah
lama menteorikan bahwa kesembuhan qalbu mempengaruhi lebih dari 70% kesembuhan
jasad secara menyeluruh.
Post a Comment