Kenapa Bisa Kesurupan?
Kenapa Kesurupan?
Sebagaimana kita ketahui, reaksi puncak dari kesurupan
adalah terjadinya disfungsi organ tubuh yang membabi buta. Seperti gerakan
memukul tak tentu arah, kedutan, getaran, hingga gerakan tertentu yang
sistematis semisal teriakan memaki, membentuk tangisan atau menyerang pemicu
suara tertentu.
Ini menarik, teori psikology tidak mungkin bisa
menjelaskan secara sempurna bagaimana hal ini bisa terjadi. Psikology, jikapun
bisa mengilmiahkan namun tidak bisa memberi solusi dengan sempurna atau
mencabut hingga ke akar penyakit. Karena akarnya bersifat ghaib atau berupa
spirit yang tidak pernah dibahas di dunia barat. Paling banter mereka
menyebutnya emotional atau emosi yang dalam al Qur'an disebut nafsu. Sedangkan
alhamdulillah, kita dalam Islam telah bisa memisahkan tentang perbedaan an
Nafs, jiwa, ruh, qalbu, nurani dan banyak hal lain yang menjadi pemicu
disfungsi organ tubuh manusia.
Baiklah, bagaimana terjadinya proses kesurupan?
Allah azza wa jalla berfirman; "Dia (Allah)
menciptakan jin dari nyala api" (ar Rahman 15). Dalam tafsirnya Abdullah
bin Abbas ra mengadakan bahwa maksud api didalam ayat tersebut adalah jilatan
api. Sedangkan jilan api adalah angin panas yang keluar dari api. Maka dari itu
syaikh Wahid Abdussalam Bali mendefinisikan bahwa jin adalah angin. Rasulullah ï·º juga memberitahukan bahwa jin itu ada 3
jenis, sebagiannya adalah bisa terbang.
Baiklah, jika jin itu bentuknya halus menyerupai angin
maka mungkin sekali ia masuk ke tubuh manusia dari rongga tubuh manusia
(pori-pori kulit). Bahkan saya pernah mendapat pengakuan jin masuk dihidung
saat manusia melakukan olah pernafasan..
Dimana mereka diam ditubuh?
Rasulullah ï·º
bersabda; "Sesungguhnya syaitan berpindah dalam tubuh manusia melalui
aliran darah" (Hr Bukhari dlm fathul bari). Dari sini kita mulai faham,
jantung adalah pusat darah dan syaitan mengendali disana. Disebelah mana?
Kita memasuki ruang hakikat, sebenarnya ini sudah
dijelaskan diseri sebelumnya bahwa jantung manusia (sebagai sentra pemompa
darah secara biologis) itu terbagi dua. Yaitu jantung Biologis dan jantung
spiritual, atau ada jantung didalam jantung. Jantung spiritual itulah tempat
Fitrah manusia bersemayam, disana juga tempat terjadinya peperangan antara
syaitan dan Fitrah manusia yang saling mempengaruhi. Disana juga cahaya
pertolongan Allah selalu menyinari ruh-ruh hamba Allah yang sehat, yang jauh
dari ambisi dunia dan tidak mendua.
Disini syaitan yang secara fitrah juga dicipta untuk
mengganngu manusia (Qarin) menggoda, disini pula kemungkinan setiap syaitan
(jin ingkar) yang dikirim manusia (tukang sihir) atau jin ingkar yang disembah
manusia (karena punya kerjasama/perjanjian dsb) bekerja merusak fitrah manusia.
Darimana kita merasakan fitrah yang terganggu?
Lebih jelasnya, tentang hal ini akan dibahas tuntas di
buku RehabHati Session 2. Yang jelas di ranah perasaan inilah syaitan
mengendalikan manusia, perasaan ini mempengaruhi otak (fikiran) dan otak inilah
yang mengontrol seluruh gerak jasad. Ini selaras dengan firman Allah dalam QS
Yunus Ayat 57 bahwa Al Qur'an itu adalah Syifa atau penyembuh bagi seluruh
penyakit didalam dada dan sesuatu yg ada didalam dada adalah Jantung, sementara
Rasulullah ï·º telah bersabda bahwa
dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging yang jika ia baik maka baiklah
semuanya dan sebaliknya.
Jelas sudah secara Ilmiah, dalil ataupun secara hakikat
bahwa al Qur'an itu menyembuhkan Qalbu. Dari itulah konsep Training RehabHati
65% nya adalah tazkiyyah hati.
Post a Comment